Pedoman Penilaian THL-TBPP Teladan

Berikut ini saya share Pedoman Penilaian THL-TBPP Teladan, semoga bermanfaat untuk anda. Terima Kasih

Pedoman Penilaian THLTB TELADAN by khansa_adzahira

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pedoman Penilaian Penyuluh Pertanian Swadaya Teladan

Berikut ini saya share Pedoman Penilaian Penyuluh Pertanian Swadaya Teladan. bagi yang mau unduh silahkan saja langsung unduh. Terima Kasih

Pedoman Penilaian Penyuluh Pertanian Swadaya Teladan by khansa_adzahira

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pedoman Penilaian Penyuluh Pertanian Teladan

Berikut ini saya share Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2011 tentang Pedoman Penilaian Penyuluh Pertanian Teladan. Di dalam Pedoman ini, ada Formulir Isian bagi Calon Penyuluh Pertanian Teladan. Semoga Bermanfaat bagi semuanya.amin

Pedoman Penilaian Penyuluh Pertanian Teladan by khansa_adzahira

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Penyuluh Pertanian Teladan Tingkat Nasional Tahun 2013

Penyuluh Pertanian Pegawai Negeri Sipil yang selanjutnya disebut dengan Penyuluh Pertanian PNS adalah PNS yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak secara penuh oleh Pejabat yang berwenang pada satu organisasi lingkup Pertanian untuk melakukan kegiatan penyuluhan pertanian.

Penyuluh Pertanian dituntut memiliki kompetensi dan profesionalisme sebagai mitra dan pendamping pelaku utama dan pelaku usaha tani untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha, pendapatan dan kesejahteraan serta meningkatkan kesadaran dalam pelestarian lingkungan hidup.

Penghargaan bagi Penyuluh Pertanian PNS Teladan diberikan kepada Penyuluh Pertanian yang dapat menunjukkan prestasi kerja yang baik dalam melaksanakan program pembangunan petani, dengan tujuan untuk meningkatkan motivasi Penyuluh Pertanian dalam melaksanakan kegiatan penyuluhan pertanian.

Pada Tahun 2013, telah terpilih sebanyak 33  Penyuluh Pertanian PNS sebagai Teladan Tingkat Nasional yang berkesempatan bertemu langsung dengan Presiden Republik Indonesia Bapak Haji Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara saat mengikuti Rangkaian Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-68...

Berikut Nama-Nama Penyuluh Pertanian PNS Teladan Tingkat Nasional........cekidot

1. Suryana (Aceh)
2. Marlinza Simamora (Sumatera Utara)
3. Hifni (Sumatera Barat)
4. Suyatno (Riau)
5. Daita Nofenda (Jambi)
6. Ummu Kulsum (Sumatera Selatan)
7. Kasmis Jayakarman (Bengkulu)
8. Laila Yulia (Lampung)
9. Sarwani (Kepulauan Bangka Belitung)
10. Bambang Sudaryanto (Kepulauan Riau)
11. Ancung Abdurohim (DKI Jakarta)
12. Ade Suhadi (Jawa Barat)
13. Kikis Santoso (Jawa Tengah)
14. Suswaningsih (DI Yogyakarta)
15. Eko Budi Santoso (Jawa Timur)
16. H.Sopandi (Banten)
17. Nyoman Suarda (Bali)
18. Ani Mariani (Nusa Tenggara Barat)
19. Hendricus Adrianus Naput (Nusa Tenggara Timur)
20. Siti Zayniyah (Kalimantan Barat)
21. Yulin Hernawati (Kalimantan Tengah)
22. H.Rajihan (Kalimantan Selatan)
23. Muji Endah (Kalimantan Timur)
24. Alpein Tempoh (Sulawesi Utara)
25. Aeni Santigi (Sulawesi Tengah)
26. Iswari Gunartiningsih (Sulawesi Selatan)
27. Astibar (Sulawesi Tenggara)
28. MasniSuharto (Gorontalo)
29. Arifin (Sulawesi Barat)
30. Muslim Soplestuni (Maluku)
31. Hawa Muarif (Maluku Utara)
32. Bernadus Kaikatui (Papua)
33. H.Bua (Papua Barat)

ya..itu tadi penerima penghargaan kategori Penyuluh Pertanian PNS Teladan Tingkat Nasional Tahun 2013... selamat buat anda-anda semuanya.... semoga makin sukses, makin semangat dan semakin berguna bagi petani dan bagi kejayaan bangsa Indonesia dimata dunia..... salam hormat dari saya...dan semoga kita bisa meniru apa yang telah mereka lakukan.......

Terima Kasih

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

THL-TBPP Teladan Tingkat Nasional Tahun 2013

Tenaga Harian Lepas - Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian atau yang lebih sering kita kenal dengan sebutan THL-TBPP merupakan salah satu faktor kunci penentu keberhasilan pembangunan pertanian dengan peranannya dalam mendampingi petani, gapoktan dan kelembagaan ekonomi petani dalam mengembangkan usaha tani bidang tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan.

Pemberian penghargaan kepada THL-TBPP Penyuluh Pertanian tingkat nasional salah satu bentuk apresiasi atas keberhasilan mereka dan memotivasi penyuluh lainnya untuk meningkatkan prestasinya.Berikut ini, saya sampaikan Profil THL-TBPP sebagai teladan tingkat nasional yang berkesempatan bertemu langsung dengan Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-68 di Istana Negara Tahun 2013. Jumlahnya sih banyak ada 33 orang, kalau ada kesempatan akan saya ulas satu persatu.

Berikut Nama-Nama THL-TBPP Berprestasi Tingkat Nasional....cekidot

1. Mahdi A.Rani (Aceh)
2. Tiurma Junita Pakpahan (Sumatera Utara)
3. Rela Setia Nita (Sumatera Barat)
4. Muhammad Darno (Riau)
5. Tukiran (Jambi)
6. Supen Peri (Sumatera Selatan)
7. Nuryani (Bengkulu)
8. Erdiansyah (Lampung)
9. Zulfandi (Kepulauan Bangka Belitung)
10. Siti Jaziroh (Kepulauan Riau)
11. Sri Suryati (DKI Jakarta)
12. Ayu Teni Kartika (Jawa Barat)
13. Wahyu Tulus Nugroho (Jawa Tengah)
14. Sulasmi (DI Yogyakarta)
15. Purwati (Jawa Timur)
16. Nelly Harlina (Banten)
17. Ir. Wayan Wesel (Bali)
18. Vera Ulfaturrahmah (Nusa Tenggara Barat)
19. Yakobus Sawe (Nusa Tenggara Timur)
20. Wandrianus (Kalimantan Barat)
21. Cristiyani Margaretha (Kalimantan Tengah)
22. Enni Risanty (Kalimantan Selatan)
23. Sarmiyati (Kalimantan Timur)
24. Martina Martha Poluan (Sulawesi Utara)
25. Muhammad Salim (Sulawesi Tengah)
26. Samsul Bahri (Sulawesi Selatan)
27. Syaril Muwatir (Sulawesi Tenggara)
28. Femy Sulaeman (Gorontalo)
29. Najamiah (Sulawesi Barat)
30. Rasianto (Maluku)
31. Andi Maratikka (Maluku Utara)
32. David Wanggai (Papua)
33. Lucy Mardhiyah (Papua Barat)

Itu tadi ke-33 orang THL-TBPP Teladan Tingkat Nasional Tahun 2013........terima kasih untuk anda, kalian semuanya telah berjasa bagi dunia pertanian di Indonesia. 

Semoga karya anda bisa mengangkat negeri tercinta ini, semakin jaya dan mendunia.......

Jika ada kesempatan, akan saya ulas profil mereka satu-persatu... 

Terima Kasih..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

BPP Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2013

Balai Penyuluhan Pertanian (BPP)/ Balai Penyuluhan Kecamatan (BPK)/ Balai Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kecamatan (BP3K) yang berfungsi sebagai tempat pertemuan para penyuluh, pelaku utama dan pelaku usaha merupakan tempat Satuan Administrasi Pangkal bagi Penyuluhan Pertanian yang berperan mengkoordinasikan, mensinergikan dan menyelaraskan kegiatan pembangunan pertanian di wilayah kerja Balai.

Pemberian penghargaan kepada BPP/BPK/BP3K Berprestasi Tingkat Nasional merupakan salah satu bentuk apresiasi kepada Balai Penyuluh, Kepala Balai, Penyuluh dan Petani di wilayah kerja Balai dalam meningkatkan peran dan fungsi Balai Penyuluhan untuk mendukung peningkatan produksi dan produktivitas terutama di bidang pertanian.

Pada Tahun 2013, telah terpilih sebanyak 33 Balai Penyuluhan Kecamatan Berprestasi yang berasal dari 33 Provinsi di Indonesia untuk berkesempatan bertemu dengan Presiden RI, dalam Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke 68 di Istana Negara.

Berikut ini BPP/BPK/BP3K Berprestasi Tingkat Nasional:

1. BPP Baktiya (Aceh Utara)
2. BP3K dan KP Bandar Simalungun Sumatera Utara
3. BP3K Guguak (Lima Puluh Kota) Sumatera Barat
4. BPP XIII Koto Kampar (Kampar) Riau
5. BP3K Muara Bulian (Batanghari) Jambi
6. BP3K Celikah (Ogan Komering Hilir) Sumatera Selatan
7. BPK Muara Bangkahulu (Kota Bengkulu) Bengkulu
8. BP3K Batanghari (Lampung Timur) Lampung
9. BPK Simpang Katis (Bangka Tengah) Kepulauan Bangka Belitung
10. BPP Meral (Karimun) Kepulauan Riau
11. BPP Kembangan (Kota Jakarta Barat) DKI Jakarta
12. UPT-BP3K Cilimus (Kuningan) Jawa Barat
13. BP3K Sedan (Rembang) Jawa Tengah
14. BPP Kismo Angratani (Bantul) DI Yogyakarta
15. BP3K Srengat (Blitar) Jawa Timur
16. BP3K Gunungsari (Serang) Banten
17. BP3K Pupuan (Tabanan) Bali
18. BPelong (Lombok Timur) Nusa Tenggara Barat
19. BPK Aesesa (Nagekeo) Nusa Tenggara Timur
20. BPP Mempawah Timur (Pontianak) Kalimantan Barat
21. BPP Cempaga (Kotawaringin Timur) Kalimantan Tengah
22. BPK Bungur (Tapin) Kalimantan Selatan
23. BPP Tanjung Selor (Bulungan) Kalimantan Timur
24. BP3K LOlak (Bolaang Mongondow) Sulawesi Utara
25. BPP Lero (Donggala) Sulawesi Tengah
26. BPK Libureng (Luwu) Sulawesi Selatan
27. BP3K Samaturu (Kolaka) Sulawesi Tenggara
28. BP3K Kota Barat (Kota Gorontalo) Gorontalo
29. BPP Martajaya (Mamuju Utara) Sulawesi Barat
30. BPP Kairatu Barat (Maluku Tenggara) Maluku
31. BP3K Oba Utara (Kota Tidore Kepulauan) Maluku Utara
32. BPP Harapan Jaya (Waropen) Papua
33. BPP Masni (Manokwari) Papua Barat

itu tadi ke 33 BPP/BPK/BP3K Berprestasi Tingkat Nasional....... selanjutnya jikalau saya ada kesempatan akan saya ulas profil masing-masing BPP nya.....Semoga informasi yang sedikit tadi dapat menambah wawasan bagi kita dan memacu kita untuk selalu berbuat yang terbaik... jika mereka bisa, kita pun pasti bisa.

Terima Kasih.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

SERTIFIKASI PROFESI PENYULUH PERTANIAN



Menuju Penyuluh Pertanian yang Profesional 


Tujuan dilaksanakannya Sertifikasi Profesi Penyuluh Pertanian PNS adalah untuk meningkatkan proses dan mutu hasil penyuluhan, serta meningkatkan profesionalisme Penyuluh Pertanian.

Penyuluhan pertanian sebagai bagian dari sistem pembangunan pertanian mempunyai kedudukan yang sangat strategis dalam pembangunan sumberdaya manusia pertanian, khususnya pemberdayaan masyarakat tani yang berada di wilayah pedesaan. Melalui kegiatan penyuluhan, dapat dikembangkan kemampuan dan kemandirian petani dan keluarganya, agar mampu mengelola usaha taninya secara produktif, efektif dan efisien, sehingga mempunyai daya saing tinggi yang dicirikan dengan tingginya produktivitas, mutu dan efisiensi usaha.

Di lain pihak, profesionalisme SDM pertanian, khususnya Penyuluh Pertanian sangat diperlukan dalam menghadapi persaingan pasar tunggal ASEAN Tahun 2015 (ASEAN Economic Community) yang akan dimulai pada tahun 2015 mendatang.

Dalam Undang-undang No.16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (SP3K)  diamanahkan bahwa pekerjaan Penyuluh Pertanian merupakan profesi. Untuk mewujudkan Penyuluh Pertanian yang Profesional dan menjamin mutu pelayanan Penyuluh Pertanian kepada pelaku utama dan pelaku usaha, perlu adanya pembenahan, pembinaan, dan peningkatan mutu layanan Penyuluh Pertanian melalui sertifikasi profesi penyuluh pertanian.

Proses sertifikasi profesi penyuluh pertanian merupakan serangkaian uji kompetensi berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sektor pertanian Bidang Penyuluhan Pertanian, yang diperuntukan bagi Penyuluh Pertanian yang disahkan melalui Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor : KEP.29/MEN/III/2010. Dalam system kelembagaan uji dan sertifikasi profesi Penyuluh Pertanian PNS, pelaksanaan uji kompetensi direncanakan dan disusun sedemikian rupa sehingga dapat menjamin bahwa semua persyaratan dilakukan secara objektif dan sistematis dengan bukti-bukti terdokumentasi yang dilaksanakan oleh LSPP-1 PP PNS. Salah satu komponen penting dalam proses uji kompetensi bagi Penyuluh Pertanian PNS adalah asesor kompetensi. Asesor Kompetensi adalah seseorang yang memiliki kompetensi metodologi uji kompotensi dan memiliki kompetensi teknis yang relevan untuk melaksanakan asesmen/penilaian kompetensi. Asesor memiliki wewenang untuk memberikan rekomendasi Kompeten (K) atau Belum Kompeten (BK) sebagai dasar penerbitan Sertifikat Kompetensi.

Agar rangkaian proses ini dapat dilaksanakan secara optimal, diperlukan kelembagaan yang memiliki kewenangan melakukan uji kompetensi. Lembaga ini bersifat independen (independent agency) dibawah naungan Kemenerian Pertanian, bekerja berdasarkan peraturan, prosedur dan manajemen mutu untuk melaksanakan kegiatan uji kompetensi dan  sertifikasi. Lembaga yang menangani uji  kompotensi bagi Penyuluh Pertanian  PNS ini adalah Lembaga Sertifikasi Profesi Penyuluh Pertanian Pegawai Negeri Sipil Pihak Pertama (LSPP-1 PP PNS) dengan mengacu pada Peraturan Kepala Badan Pengembangan SDM Pertanian Nomor: 71/Per/KP. 460/J/6/10 tentang Pedoman Pelaksanaan Sertifikasi Profesi Penyuluh Pertanian, dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Profesi Penyuluh Pertanian Nomor: 92/Per/KP.460/J/5/11.

Tujuan dilaksanakan Sertifikasi Profesi PPPNS adalah untuk meningkatkan proses dan mutu hasil penyuluhan, serta meningkatkan profesionalisme Penyuluh Pertanian. Adapun manfaat dilaksanakan sertifikasi profesi adalah untuk melindungi profesi Penyuluh Pertanian dari praktek-praktek yang tidak kompeten dan dapat merusak citra profesi Penyuluh Pertanian serta melindungi masyarakat dari praktek-praktek penyuluhan pertanian yang tidak bertanggung jawab serta menjamin mutu penyelenggaraan penyuluhan pertanian. Sertifikat Profesi Penyuluh Pertanian yang selanjutnya disebut sertifikat adalah bukti pengakuan tertulis atas penguasaan kompetensi kerja, yang diberikan oleh LSPP-1 PP PNS atas nama Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).    

Dengan adanya sertifikasi profesi maka ada perbedaan penyuluh sebagai profesi dan penyuluh sebagai jabatan fungsional sebagai berikut : (1) Profesi penyuluh melaksanakan pekerjaan sesuai dengan bidang keahlian, sedangkan jabatan fungsional sesuai dengan tupoksi jabatan; (2) Profesi penyuluhan mendapat pengakuan oleh masyarakat lain termasuk pemerintah, sedangkan jabatan fungsional pengakuan oleh pemerintah; (3) Profesi penyuluh terdapat jaminan mutu, dan antara kompetensi dan profesi selalu paralel karena ada sistem uji kompetensi, sedangkan jabatan fungsional mutu pekerjaan belum tentu terjamin dan antara kompetensi dan jabatan biasa tidak pararel; (4) Standar kompetensi kerja untuk profesi penyuluh ditetapkan oleh masyarakat representative dan pemerintah, sedangkan jabatan fungsional standar kompetensi kerja ditentukan oleh pemerintah; dan (5) Kinerja profesi penyuluh hasilnya cenderung optimal, sedangkan jabatan fungsional ada kecenderungan hasil kinerjanya kurang optimal karena sistem penilaian lebih banyak bersifat administratif.

Sertifikasi Profesi Penyuluh Pertanian telah dimulai tahun 2011 dengan peserta berjumlah 800 orang dan jumlah kelulusan sebanyak 484 orang. Pada tahun 2012, direncanakan  jumlah peserta diklat profesi dan Pra Asesmen sebanyak 1.400, sedangkan yang mengikuti asesmen sebanyak 1.020 orang dan yang dinyatakan Kompeten (K)  sebanyak 966 orang. Pada tahun 2013, kuota Penyuluh Pertanian Calon Asesi yang akan mengikuti sertifikasi profesi direncanakan sebanyak  750 orang,  dimana uji kompetensi akan dilaksanakan mulai bulan Juni tahun 2013.

Agar pelaksanaan Sertifikasi Profesi bagi Penyuluh Pertanian PNS berjalan sesuai dengan rencana dipandang perlu adanya dukungan Regulasi berupa aturan-aturan dari Kementerian Pertanian, dan dukungan pendanaan serta sumberdaya manusia yang terkait, baik di tingkat pusat maupun daerah.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS